Tampilkan postingan dengan label soal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label soal. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Oktober 2014

Contoh Soal Tematik Kelas 4 SD

Contoh Soal Ulangan Tematik Matematika Kelas 4 SD tema 1 dan tema 2 Kurikulum 2013

1. Diantara gambar berikut, yang bukan merupakan segi banyak adalah ....

Pembahasan :
a. Lingkaran, sebab jumlah sisi dan sudut pada lingkaran jumlahnya tidak sama.

2. Bilangan 389 apabila dibulatkan sampai ratusan terdekat menjadi ....
       a. 380               b. 400                         c. 310                   d. 390

Pembahasan :
b.400, Apabila dibulatkan ke ratusan berarti 389 ada di antara bilangan 300 sampai 400. Karena, 389 lebih dekat ke 400.

3. Bilangan 178.567 apabila dibulatkan sampai puluhan terdekat menjadi ...
    a. 178.570        b. 178.500                   c. 178.600          d. 178.345

Pembahasan :
a. 178.570, Apabila dibulatkan ke puluhan berarti 178.567 ada di antara 178.560 sampai 178.570. Karena, 178.567 lebih dekat ke 178.570

4. Taksiran rendah dari 67 x 73 adalah ....
    a. 70 x  70 = 4900      b. 60 x 60 = 3600 
    c. 70 x 80 = 5600       d. 60 x 70 = 4200

Pembahasan :
d. 60 x 70 = 4200, taksiran rendah dibulatkan ke puluhan terbawah.

5. Taksiran baik dari 156 + 458 adalah ....
    a. 200 + 500 = 700        b. 200 + 400 = 600 
    c. 300 + 400 = 700        d. 200 + 300 = 500

Pembahasan :
a. 200 + 500 = 700, taksiran baik dibulatkan ke ratusan terdekat.

6.  Berikut ini yang bukan merupakan pengubinan adalah ....

Pembahasan :
a.Sebab bercelah dan bertumpuk


7. Apabila besar sudut satu putaran penuh 360◦. Besar sudut refleks dari sudut yang besarnya 140◦ adalah .... 

Pembahasan :
Sudut refleks > 360◦ - 140◦ = 220



8. Besar sudut yang saling berkomplemen (berpenyiku 90◦) dengan sudut  35◦ adalah ....

Pembahasan :
Sudut refleks > 90◦ - 35◦ = 55









9. Deva dan Yoga sedang bermain lompat katak bersama - sama. Deva melompat dalam kelipatan 4 sedangkan Yoga melompat dalam kelipatan 3. Tentukan kelipatan persekutuan kecil (KPK) antara 3 dan 4.

Pembahasan :
Kelipatan 3 = 3, 6, 9, 12, 15, 18, 21, ...
Kelipatan 4 = 4, 8, 12, 16, 20, 24, 28, ...
KPK dari 3 dan 4 adalah 12


10. Tentukan FPB dari 6 dan 8 !
Pembahasan :
Faktor dari 6 = 1, 2, 3, 6
Faktor dari 8 = 1, 2, 4, 8
Faktor persekutuan = 1, 2
FPB dari 6 dan 8 adalah 2

Semoga bermanfaat, terimakasih







Minggu, 05 Oktober 2014

Soal Cerita Matematika SD

Belajar matematika SD melalui soal cerita


Untuk anak SD, mengerjakan soal matematika berbentuk cerita memiliki kesulitan tersendiri. Hal ini karena permasalahan matematika yang diangkat dalam cerita berhubungan dengan kehidupan nyata. Soal cerita adalah soal yang disajikan dalam bentuk cerita pendek. Biasanya, anak SD akan kesulitan ketika masalah yang diungkapkan dalam soal begitu kompleks sehingga mempengaruhi panjang pendeknya cerita. Makin banyak masalah yang diungkapkan dalam cerita, tentunya mempengaruhi semakin panjang cerita yang disajikan. Oleh karena itu, siswa SD perlu diarahkan sebelum mencari solusi agar dia memahami permasalahan yang ada dalam soal cerita

  • Pertama, siswa harus memahami soal dengan baik. Supaya soal yang rumit dan kompleks dapat mudah dipahami, kita harus menyajikan soal tersebut dengan cara kita sendiri. Contohnya : menulis hal - hal yang diketahui di dalam soal dan yang menjadi pertanyaan dalam soal. Hal ini bertujuan agar jika ada soal yang menyajikan informasi secara berlebihan, kita tinggal membuang beberapa hal yang memang dianggap tidak perlu dan tidak ada kaitannya dengan pertanyaan.
  • Kedua, menggambar informasi yang berkaitan dengan pertanyaan. Dengan menggambar kita akan lebih mudah menangkap informasi berupa gambar. Gambar yang dimaksud tentunya harus berisi pula angka - angka. Contohnya, kita menuliskan angka - angka pada soal penjumlahan, geometri, bangun datar, dsb.
  • Menyusun strategi dan menerapkannya. Dengan menyusun strategi kita bisa mengetahui cara apa yang dapat dipakai untuk mengerjakan soal, apa saja yang mesti dicari sebelum mencari jawaban akhir, serta strategi lain yang dapat mempermudah pekerjaan kita.
  • Koreksi ulang hasil pekerjaan, mengoreksi atau mencek ulang hasil kerja harus dilakukan. Biasanya anak SD sering mengabaikan langkah terakhir ini karena merasa sudah benar. Padahal, bisa jadi ada kesalahan penulisan ataupun perhitungan.

Contoh soal cerita matematika SD :
  1. Kuntum mempunyai 298 koin. Raffael mempunyai 175 koin lebih sedikit dari Kuntum. Berapa banyak koin yang Raffael punya ?
          Jawab :
          Diketahui : Koin Kuntum = 298 koin
                             Perbedaan koin Kuntum dan Raffael = 175 koin
                             Raffael memiliki koin yang lebih sedikit
          Ditanya    : Koin Raffael ... ?
gambar berdasarkan soal cerita
 
 Koin Raffael : 298 koin - 175 koin = 123 koin
 Jadi, koin yang Raffael miliki ada 123.

Nah, lebih mudah dipahami bukan ?
Sekedar saran, jangan terlalu terburu - buru mengerjakan soal dan mengumpulkannya. Karena, ketika kita menjadi orang pertama yang mengumpulkan akan membuat konsentrasi teman yang lain terganggu.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Kamis, 02 Oktober 2014

Kenapa pi 3,14 pada lingkaran

Tahukah kamu kenapa pi = 3,14 ?

www.google.com

Saat kita belajar matematika bab lingkaran baik itu matematika sd hingga matematika sma, kita akan belajar mencari luas dan keliling lingkaran. Tentu saja dalam mencari luas dan keliling lingkaran kita akan bertemu dengan istilah "pi" (π) . Tahukah kamu apa itu "pi" ?. Nah, pi  itu adalah panjang keliling lingkaran yang berdiameter satu satuan. 

Misalkan kita punya roda yang diameternya 1 meter, lalu kita hitung keliling roda tersebut dengan cara meletakkan seutas tali pada sekeliling roda tersebut. Nah, panjang tali yang dibutuhkan sekitar 3,14159 meter. Nilai perbandingan diameter lingkaran dengan keliling lingkaran ini selalu tetap untuk setiap lingkaran. Pi disebut juga satu putaran penuh lingkaran, dimana 2 pi = 360 derajat.

www.google.com
Berdasarkan hal di atas kita ketahui bahwa : 
pi = Keliling lingkaran (k) : diameter lingkaran (d) . 
Jadi, bisa disimpulkan bahwa untuk mencari keliling lingkaran adalah > (Keliling lingkaran (k) = pi x d ).
Karena panjang diameter lingkaran (d) adalah 2 kali jari - jari (r) lingkaran atau d = 2 x r maka keliling lingkaran (k) = pi x 2 x r atau 2 x pi x r .

Latihan soal :

Sebuah lingkaran memiliki panjang diameter 44 cm. Tentukanlah keliling lingkaran !
Penyelesaian

d = 44 => r = ½ x d = 22 cm
K = 2 x π x r  =  2 x 3,14 x 22 cm = 138,16 cm 
Jadi, didapat keliling lingkaran yang berdiameter 44 cm adalah 138, 16 cm.

Lalu apa hubungannya antara pi (π) dengan luas lingkaran ?
Akan disambung dalam belajar matematika : Kenapa pi = 3, 14 pada lingkaran bagian 2

Terimakasih,semoga bermanfaat.

Ilmuwan Matematika Johann Friedrich Carl Gauss

Mengenal imuwan matematika : Johann Friedrich Carl Gauss (1777 - 1855)


Wikipedia.com

Ayah Carl adalah seorang yang tangguh  dan tidak pernah lalai memberikan Carl pendidikan yang baik. Pada suatu Minggu, ayah  Carl sedang mengerjakan perhitungan upah untuk pegawainya. Carl yang baru berusia tiga tahun memperhatikan ayahnya dari dekat, kemudian ia berpikir ayahnya telah salah dalam melakukan perhitungan penjumlahan. Ia berkata kepada ayahnya, bahwa perhitungan yang ayahnya kerjakan salah, ayahnya kemudian melakukan perhitungan ulang dan benar saja bahwa apa yang dikatakan Carl benar.

Pada saat usia Carl menginjak sepuluh tahun, ia dimasukkan dalam kelas aritmatika. Gurunya memberikan soal penjumlahan 100 angka pertama, yaitu : 1 + 2 + ... + 99 + 100. Carl kemudian langsung menuliskan jawabannya, gurunya mengira bahwa Carl anak yang malas sehingga langsung menebak saja jawabannya. Sambil menunggu teman - temannya menemukan jawabannya, Carl hanya duduk saja dengan sabar. Gurunya bahkan belum melihat jawaban yang Carl tuliskan dan menganggap Carl anak yang bodoh. Pada akhir pelajaran ia melihat ke papan tulis dan ternyata jawaban Carl benar. Carl menjadi salah satu ahli matematika terhebat dalam sejarah.